why journalist??

sepertinya berat sekali menyandang kata jurnalis. terkesan hebat dan resmi.

saya sendiri belum berani bilang kalau saya ini termasuk ke dalam golongan ini. mungkin diatas kertas iya. entah kenapa saya lebih suka dibilang reporter atau writer saja. kesannya lebih santai dan nggak menanggung beban profesi yang terlalu berat. kalau dengar kata jurnalis, entah kenapa saya langsung teringat wartawan perang, politik, ekonomi dan bidang berat lainnya. padahal disana ada juga jurnalis musik. beda dengan reporter. kalau dengar kata itu, saya langsung mengasosiasikan dengan pekerjaan yang lebih fun dan non-formal.

oke, walaupun saya lebih cocok dibilang reporter daripada jurnalis (apalagi wartawan), saya pengen banget nantinya jadi jurnalis yang benar-benar wartawan (halah! apa lagi ini??). toh lagipula waktu kuliah saya mengambil jurnalistik sebagai jurusan saya. lulus kuliah pun saya bekerja di bidang media.

nah, bocorannya kenapa saya memilih profesi dan cita-cita ini adalah, saya ingin dekat dengan sejarah. entah itu baik atau buruk. perang, kelaparan, revolusi, kejayaan ekonomi, apapun itu saya ingin jadi bagian dari hal itu. bisa juga dibidang musik (passion yang belum kesampaian), entah akan seberapa senangnya saya jika berhasil bertemu dan mewawancarai musisi yang selama ini menjadi legenda. rasanya bakal hebat banget kalau saya bisa cerita sama anak (dan cucu) saya nantinya. bukannya hanya menceritakan peristiwa yang saya baca dikoran, tapi juga saya alami sendiri, saya liput sendiri dan saya tulis sendiri untuk dibaca orang banyak. wuuiihh,,entah kebanggan seperti apa nantinya yang saya dapat.

tapiiii,,sayangnya perjalanan saya untuk sampai kesitu belum ada separuhnya pun. walaupun saya bekerja di media, saya menulis tentang feature di majalah remaja. jadi saya belum bisa meraih kejadian-kejadian yang bakal menjadi sejarah nantinya. tapi saya sangat suka profesi ini. bisa dibilang saya cinta setengah hidup sama profesi ini.

saya pernah baca buku (saya lupa judul dan pengarangnya), disana dibilang kalau mau jadi orang kaya dan punya uang banyak, jangan jadi wartawan, jadilah akuntan. dan kalimat ini seperti wejangan yang mudah-mudahan bisa saya pegang seumur hidup untuk mengingatkan saya kalau yang saya cari bukan hanya tabungan yang menggembung, tapi juga pengalaman yang kaya. ok, sounds soooo idealistic and classic. ya, saya mengakui, hidup menuntut saya untuk dinikmati, apalagi kalau bukan dengan uang. tapi saya juga tau kalau uang (benar-benar) bukan segalanya. masih banyak yang lebih berharga dan nggak akan habis walaupun dinikmati sampai overdosis.

lagipula, saya pikir kalau jadi reporter atau jurnalis atau wartawan, saya bisa memenuhi mimpi saya. dari dulu saya pengen banget keluar negeri, liat konser musik, makan makanan enak (yes, i am gembul hehehe) tanpa harus bayar, dan saya yakin bisa terwujud kalau saya jadi jurnalis. soalnya kalau pake uang sendiri saya perlu menabung bertahun-tahun untuk mewujudkan hal itu. terdengar mengada-ngada atau bahkan nggak mungkin? terserah. tapi itu memang jadi mimpi dangkal saya waktu masih cetek. but i’m still sure bout it. hahaha..

dreams will keep you alive anyway..

i’m out

Komentar bertahan »

lama tak jumpa

apa kabar semuanya?

saya harap baik-baik saja. saya pun (bisa dibilang) dalam kondisi so-so saat ini. nggak sakit, tapi juga nggak ngerasa fit.

terakhir saya posting (postingan pertama) di bulan februari, which is hampir 4 bulan lalu. kangen banget nulis. ups, ralat! kangen banget curhat. hahaha,,karena kerjaan saya tukang tulis menulis, jadi agak aneh kalau diblang saya kangen melakukan hal yang saya kerjakan tiap hari. maklum, tuntutan pekerjaan.

sekarang ini saya makin kangen sama blog lama yang udah nggak aktif lagi. kangen membaca postingan dari temen maya yang seru dan gokil. dan makin gatel pula buat komentar. anehnya rindu mendera ini melanda (apa siiihhh?) kalau saya sedang ada dikantor. kalau hari sabtu minggu, boro-boro saya mikirin tentang posting di blog tersebut (atau di blog manapun) yang ada dipikiran saya adalah tidur sampai siang dan makan masakan ibu saya yang lezat.nyeemmm..

jadi ya itu tadi, kadang-kadang ada rasa iri sama temen yang satu profesi sama saya, tapi diberikan akses internet sebebas-bebasnya. tapi, ada bagusnya juga situs yang satu itu dibanned dikantor. nggak bisa deh ngebayangin kalau waktu saya terbuang di situs itu. walaupun saya nggak keberatan membuang waktu disana.hahaha..

sebenarnya banyak banget kejadian yang ingin saya ceritakan selama 4 bulan ini. tapi ternyata kesibukan pekerjaan sudah menyita waktu lebih banyak dari yang saya perkirakan. tidur adalah hal yang paling menarik perhatian saya selama 4 bulan ini. rasanya saya selalu merasa tidur saya kurang terus. ini ciri orang malas bukan yah? waahh..semoga saja bukan.. =P

dinda out

Komentar bertahan »

my first posting

hellouw wordpress-er,,

this is my first posting..

setelah sebelumnya punya blog di salah satu situs blog, akhirnya saya memutuskan untuk pindah alamat ke wordpress. sebenarnya bukan karena saya ingin pindah alamat (maap untuk wordpress,,heheh), karena sebenarnya disana saya sudah menemukan posisi wuenak plus kenalan baru yang udah lumayan banyak dan sama gilanya seperti saya. tapi karena di kantor situs tersebut di banned (sigh) sementara keinginan saya untuk menulis udah tak terbendung. jadi saya putuskan untuk mengaktifkan account di wordpress yang sebelumnya saya biarkan kosong berbulan-bulan.

hmm,mungkin banyak pertanyaan, kenapa saya tidak tetap posting di blog lama dan menggunakan akses internet di luar kantor? hmm,,sebenarnya memang bisa. tapi apa daya, saya berangkat kerja pukul 9 pagi dan pulang bisa lebih dari jam 10 malem. ditambah saya tinggal dikosan tanpa koneksi internet. jadi waktu saya untuk melepaskan semua unek2 dan pemikiran lewat tulisan di blog hanyalah pada saat jam kantor, yang tentu saja tidak bisa direalisasikan sekarang

kalaupun saya bisa menulis di hari sabtu-minggu atau hari libur, saya bakal lupa kejadian-kejadian ajaib yang kebanyakan berlangsung pada hari kerja. jadi seperti yang sudah saya bilang tadi, saya putuskan untuk beralih ke wordpress dan kembali menuliskan apapun yang saya mau.

actually this is not my style. menulis dengan bahasa resmi dan sopan (apalagi menggunakan kata  sapa “saya”) bukan ’saya banget’. tapi untuk perkenalan, apa ruginya??heuheu,,

the point is, semoga blog saya bisa membantu mengembangkan kemampuan menulis yang saya miliki..dan untuk semua wordpress-er,,enjoy my stories, my review and my silly thought. =)

i’m out..

Komentar bertahan »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Komentar (1) »